Warna dapat digunakan untuk sampai kepada kesesuaian dengan kenyataan, sebagaimana pada pelukis-pelukis realis atau naturalis. Namun warna dapat juga di gunakan tidak demi bentuk tetapi demi warna itu sendiri untuk mengungkapkan kemungkinan-kemungkinan keindahannya serta dapat digunakan untuk berbagai pengekspresian. Masalah nampak seperti nyata menjadi nomor 2, warna dikemukakan sedemikian rupa sehingga merangsang mata, warnalah yang menjadi syarat paling nikmat, menyukai warna meruapakan kegembiraan yang abadi dari manusia dan merupakan hiburan kehidupan.
Di samping itu warna dapat juga digunakan secara simbolis. Anak-anak misalnya, apabila di berikan kebebasan untuk memilih warna maka selalu memilih warna hijau untuk pohon gunung berapi merah dan langit biru meskipun pada kenyataannya pohon mungkin coklat, gunung berapi hitam langit kelabu. Hal-hal yang demikian ini dapat kita jumpai pada lukisan primitif, lukisan-lukisan pewayangan lukisan-lukisan abad pertengahan eropa.
Tetapi peranan warna yang terutama ialah kemampuannya untuk lebih dalam mempengaruhi mata getaran-getarannya menerobos hingga membangkitkan emosi. penggunaan warna sangat luas tidak terbatas pada seni lukis saja tapi juga dalam seni kriya, arsitektur, dekorasi, patung, bahkan pada segala benda pakai besar pengaruhnya terhadap kehidupan dan kesenangan manusia pada umumnya.
"Selamat menikmati.."

No comments:
Post a Comment