Thursday, July 1, 2021

Custom Artwork (Teori Warna BAB II)

Teori Warna : Dari banyak sekian warna berupa pigman dua diantaranya yang pada umumnya dipakai yaitu "Prang System" dan "Munsell System". Menurut "The Prang System" warna dapat di bagi menjadi tiga dimensi :

1. Hue / nama warna : Panas/dinginnya warna

2. Value : terang/gelapnya warna

3. Intensity/Chroma : cerah/suramnya warna

Berikut penjabarannya :

1. Hue

Hue adalah istilah yang di gunakan untuk menunjukkan nama dari suatu warna, seperti merah, biru, hijau dan  lain-lain. Perbedaan antara biru dan hijau adalah perbedaan dalam hue, begitulah apabila hijau berubah kebiru-biruan maka dapat dikatakan telah berubah hue-nya dan dapat disebut hijau biru dan bukan lagi hijau.

a. Warna dapat dibagi menjadi 5 klas :

1. Primary

2. Binary/Secondary

3. Intermidiate

4. Tertiary

5. Quarternary

Dalam pigman ada tiga primary yaitu merah, kuning, biru. The six standard colours yaitu 3 primary dan binary, warna-warna yang berhadapan di sebut complementer.

b. Panas dinginnya warna

Merah dan jingga adalah warna-warna yang paling panas dari segala warna. Biru dan ungu adalah warna-warna yang paling dingin, hijau adalah diantara panas dan dingin, akan menjadi panas apabila berubah agak kekuning-kuningan dan menjadi dingin apabila berubah agak kebiru-biruan.

c. Pengaruh dari berbagai hue

Mata kita akan lekas letih dengan Six Standard Colours dari pada warna-warna intermidiate. Warna panas memberikan rasa gembira dan menggugah dari pada warna dingin yang memberikan rasa kalem dan tenang. Terlalu banyak warna panas akan sangat merasngsang dan menjerit, sedangkan terlalu banyak warna dingin kelihatan seperti menjauh dan objek nampak agak mengecil.

2. Value

Value kedua yaitu mengenai terang gelapnya warna. Ada banyak tingkatan dari terang gelap, mulai dari putih hingga ke hitam. Tetapi demikian mudahnya untuk penggunaan. Dr. Denman W. Ross membagi menjadi 9, masing-masing diberinya nama-nama dan simbol :

White = WG

HIGH LIGHT = HL = Yellow

LIGHT = L = Yellow Orange dan Yellow - Green

LOW LIGHT = LL = Orange dan Green 

MIDDLE =  M =  Red Orange dan Blue Green

HIGH DARK = HD = Red dan Blue

LOW DARK = LD = Red Violet dan Blue Violet

DARK = D = Violet

BLACK = B 




Jika tabel warna terang di bandingkan dengan tingkatan value maka akan dapat terlihat warna hue berubah secara berangsur dalam valuenya dengan yang paling terang di puncak dan yang paling gelap di dasar.

1. Bagaimana mengubah value

Value dapat dirubah dengan menambah putih atau mempercair untuk memperterang dan dengan menambah pigman atau hitam untuk mempergelap value yang berada di atas midle di sebut : High Value, sedangkan di bawah midle di sebut Low Value.

2. Tint dan Shade

Value yang lebih terang dari pada warna normal di sebut Tint, sedangkan yang lebih gelap di sebut Shade.

3. Efek dari berbagai value

Suatu warna akan kelihatan lebih tua di hadapan putih lebih pucat di hadapan hitam, sedangkan jika di hadapan abu-abu dengan value hampir bersamaan akan bercampur dan akan menjadi kabur. Light value kelihatan menambah ukuran suatu objek. Putih dan ligh value kelihatan merefleksi warna dan akan mempertua warna suatu objek yang ada di hadapanya. Hitam dan Dark Value kelihatan mengurangi ukuran dari suatu objek yang berada di hadapannya. Hitam mempunyai daya untuk menyatukan warna-warna dan dapat memberikan keselarasan dalam suatu komposisi, apa bila banyak warna cerah di gunakan bersama-sama. Close Value adalah value yang berdekatan atau yang hampir bersamaan, akan  berkesan lembut dan terang. Dalam banyak hal apabila kita menggunakan latar belakang terang maka efek yang indah akan dapat dicapai apabila value warna pada umumnya juga agak terang. Sedangkan apabila berlatar belakang gelap maka warna-warnanya juga agak kegelap-gelapan. Karena Close Value mengesankan ketenangan, sedangkan kontras tajam mengesankan sebaliknya.

3. Intensity

Intensity atau chroma adalah dimensi yang mengenai cerah atau suramnya warna, yaitu kualitas dari suatu warna yang memungkinkan suatu hue--merah, umpamanya untuk bisa dibuat berbisik, menjerit atau dibuat bicaranya bernada sopan.

Demikianlah sedikit pengenalan dari tingkat warna yang selalu di terapkan khususnya dalam seni lukis. Semoga bermanfaat.



No comments:

Post a Comment